Logo Atlas Terapi
Bau Mulut

Bau Mulut

Bau mulut adalah aroma napas yang tidak sedap yang keluar dari mulut. Bau mulut bisa merupakan kondisi yang normal, bisa pula merupakan tanda adanya masalah kesehatan.
Bau mulut, disebut juga halitosis, adalah aroma napas yang tidak sedap yang keluar dari mulut. Bau mulut bisa merupakan kondisi yang normal, bisa pula merupakan tanda adanya masalah kesehatan.

Bau mulut tergantung penyebabnya, gejala yang pasti adalah aroma yang tidak sedap. Untuk mengetahui apakah berbau atau tidak, bisa lakukan dengan cara menjilat punggung telapak tangan, biarkan hingga mengering, selanjutnya bisa mencium bekas jilatan tersebut apakah berbau atau tidak.

Keadaan mulut yang kering, yang disebut juga dengan xerostomia, berperan sekali pada kondisi bau mulut. Mulut yang kering bisa disebabkan dehidrasi, atau kondisi lainnya seperti:

  • Mengonsumsi minuman yang menyebabkan dehidrasi, seperti kopi dan alkohol.
  • Aliran napas melalui mulut, misal saat tidur malam yang menyebabkan pagi hari napas berbau.
  • Penggunaan beberapa obat-obatan, seperti obat alergi, obat penenang, obat penurun tensi.
  • Kondisi di atas menyebabkan produksi air ludah berkurang.

Pada kondisi minum yang cukup, maka produksi air ludah yang berlimpah berperan mengurangi bau mulut. Faktor penting lainnya yang berpengaruh pada bau mulut adalah kebersihan rongga mulut.

Penyebab Bau Mulut
Kondisi UmumMulut kering, kurang minum.
Gaya HidupMerokok, minum kopi, minum alkohol, dan makanan seperti petai, jengkol, dan bawang.
Masalah Gigi & MulutKaries, karang gigi, abses gusi, peradangan dan infeksi gusi, kawat/gigi palsu yang tidak bersih, kanker mulut.
Masalah THTRadang amandel, infeksi saluran napas atas, sinusitis.
Penyakit LainTukak lambung, bronkitis, diabetes, gangguan fungsi hati dan ginjal.
1 dari 4 orang mengalami masalah bau mulut.
Kebersihan mulut paling berpengaruh terhadap bau mulut.
Tahun 1920-an, istilah halitosis diciptakan salah satu perusahaan produsen pembersih mulut, dan penjualan produk tersebut meningkat luar biasa.
Bakteri Streptococcus salivarius mengurangi kasus bau mulut, 80% kasus radang amandel dan 60% kasus radang kerongkongan.
Minum air putih yang banyak.
Perbanyak konsumsi buah dan sayur.
Hindari makanan manis.
Hindari makanan beraroma tajam, seperti jengkol, petai, bawang.
Berhenti merokok.
Berhenti minum alkohol.
Rutin membersihkan gigi.

Dewasa

Herbatons

(3×2 sendok)

Herba Androbi

(3×2 kapsul)

Propolis HIU

(3×3 tetes)

Anak-anak

Madu Syifa Kids LimandelPropolis HIU

(3×3 tetes)

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!