Logo Atlas Terapi
Infeksi Saluran Kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri pada sistem kemih.
Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri pada sistem kemih. Saluran kemih meliputi kandung kemih, ginjal, ureter (yang menyalurkan air kencing dari ginjal menuju kandung kemih), uretra (yang menyalurkan air kencing keluar dari kandung kemih). Infeksi saluran kemih paling sering terjadi pada kandung kemih, kondisi ini dinamakan sistitis (cystitis). Bila infeksi saluran kemih tersebut mencapai ginjal, dinamakan pielonefritis (pyelonephritis). Biasanya infeksi yang mencapai ginjal tersebut lebih serius kondisinya.

Gejala yang dialami penderita ISK:

  • Rasa nyeri, perih, panas, terasa seperti tersengat atau seperti terbakar saat buang air kecil.
  • Sering buang air kecil.
  • Buang air kecil tidak tuntas, seperti masih ada yang tersisa pada kandung kemih.
  • Sulit menahan buang air kecil.
  • Sakit/kram pada perut bagian bawah atau pada selangkang.
  • Urin berbau menyengat, keruh dan bisa disertai darah.
  • Demam.
  • Merasa kelelahan.
  • Mual & muntah.
  • Sakit/pegal pada pinggang bawah.

Pertimbangkan periksa ke faskes, bila penderita infeksi saluran kemih:

  • Demam tinggi.
  • Sedang hamil.
  • Mual & muntah, cairan tak bisa dikonsumsi.
  • Kesakitan hebat.

Penyebab ISK
Bakteri UsusBakteri Escherichia coli, Staphylococcus, Proteus, Klebsiella, Enterococcus, Pseudomonas.
Infeksi Menular SeksualParasit Chlamydia trachomatis, Mycoplasma, Ureaplasma.
Gangguan Sistem KekebalanKondisi autoimun, infeksi HIV.
Riwayat/Kondisi TertentuDiabetes, batu saluran kemih, tumor saluran kemih, peradangan prostat pada pria, penggunaan kateter urin, kehamilan.
ISK lebih sering dialami wanita.
ISK pada kandung kemih lebih sering dialami.
ISK pada pria sering keliru dengan peradangan prostat, dan pada wanita sering keliru dengan peradangan vagina.
Wanita yang sering melakukan aktivitas seksual lebih mudah mengalami ISK.
Wanita menopause lebih mudah mengalami ISK.
Minum air putih lebih banyak.
Kurangi konsumsi minuman manis.
Hindari merokok dan minum alkohol.
Jaga kebersihan tubuh, biasakan mencuci tangan dan alat vital hingga bersih setelah BAK/BAB.
Cebok dari depan ke arah belakang.
Buang air kecil teratur, termasuk sebelum dan setelah berhubungan badan.

Dewasa

Herba Androbi

(3×2 kapsul)

Flamatik

(3×2 kapsul)

HIU Bantugin

(3×2 kapsul)

Atau

Herba Androbi

(3×2 kapsul)

Daun Ungu

(3×2 kapsul)

Rumput Mutiara

(3×2 kapsul)

Anak-anak

Madu Syifa Kids TrupanMadu Syifa Kids Propolis

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!