Logo Atlas Terapi
Lemah Syahwat

Lemah Syahwat

Lemah syahwat secara medis dikenal dengan istilah disfungsi ereksi atau impotensi.
Lemah syahwat secara medis dikenal dengan istilah disfungsi ereksi atau impotensi, merupakan kondisi dimana pria mempunyai masalah untuk ereksi atau untuk mempertahankan ereksinya. Hal ini tentu saja berimbas kesulitan untuk berhubungan seksual. Nafsu seksual masih bisa dirasakan, namun tidak bisa ereksi atau ereksinya tidak bisa lama. Meskipun begitu, sebenarnya gangguan ereksi ini normal dialami bila hanya sesekali saja.

Gejala utama yang dialami:

  • Tidak mampu ereksi, atau terkadang bisa ereksi.
  • Ereksi tidak bisa bertahan lama untuk bisa melakukan hubungan seksual.
  • Ereksinya kurang keras untuk berhubungan seksual

Secara umum, faktor penyebab lemah syahwat dikelompokkan menjadi 3 besar:

  • Gangguan Psikologis.
  • Gangguan Vaskular.
  • Gangguan Neurologis.

Penanganan lemah syahwat sangat tergantung bagaimana latar belakang penyebabnya. Penting untuk memperhatikan hal ini (lihat boks Penyebab Lemah Syahwat). Perlu penanganan latar belakang penyebabnya. Misalnya, cedera yang berkaitan dengan riwayat paska operasi pada prostat, berpengaruh terhadap gangguan pada pembuluh darah (vaskular) dan persarafan (neurologis). Meskipun cedera seperti ini kadang bersifat sementara (setelah sekian waktu bisa sembuh), namun bisa juga cedera terhadap persarafan dan pembuluh darah tersebut bisa permanen. Contoh berikutnya, bila penyebabnya adalah adanya riwayat DM, maka perlu penanganan terhadap kondisi DM-nya yang bisa berpengaruh juga terhadap persarafan dan pembuluh darah di penis.

Penyebab Lemah Syahwat
CederaTindakan operasi (pada pembesaran prostat jinak, kanker prostat, kanker kandung kemih, trauma pada penis (terbentur, jatuh), lama berolahraga bersepeda.
Gaya Hidup Tidak SehatObesitas & kelebihan berat badan, kurang olahraga, konsumsi minuman keras, merokok, penggunaan narkoba.
Penyakit KronisDiabetes mellitus, pengerasan pembuluh darah (aterosklerosis), gangguan fungsi jantung, gangguan fungsi ginjal.
Penggunaan ObatObat penenang, obat psikofarmaka, antihistamin, penurun tensi, obat dan jamu kuat.
Kondisi PsikologisKecemasan, ketakutan, depresi, stress, panik, rendah diri.
UsiaLansia berisiko lebih banyak mengalami kelemahan syahwat.
Lemah syahwat bisa dialami 1 dari 5 pria.
5% pria mengalami lemah syahwat pada kisaran usia 40 tahun.
15% pria mengalami lemah syahwat pada kisaran usia 70 tahun.
Penderita DM berisiko 2-3 kali lipat mengalami lemah syahwat.
Ubah gaya hidup, istirahat cukup, hindari konsumsi kopi, hindari merokok dan konsumsi alkohol.
Olahraga teratur dan rutin.
Jaga kadar gula darah, kolesterol, trigliserida.
Konsumsi minuman jahe untuk melancarkan aliran darah.

Dewasa

HIU Joss X

(3×2 kapsul)

Cabe Jawa

(3×2 kapsul)

Purwoceng

(3×2 kapsul)

Atau

HIU Joss X

(3×2 kapsul)

Pasak Bumi

(3×2 kapsul)

Madu Staminic

(3×2 kapsul)

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!