
| Komplikasi Malaria | |
|---|---|
| Organ dan Jaringan | Menimbulkan sumbatan pembuluh darah otak, stroke, koma, kejang, penurunan kesadaran, kadar keasaman darah meningkat, pembengkakan paru, pneumonia, gagal napas, pembesaran limpa, limpa pecah, pembesaran hati, gula darah rendah, gagal ginjal. |
| Pembuluh Darah & Sel Darah Merah | Kerusakan pembuluh darah, syok, penurunan tekanan darah, kerusakan sel darah merah, anemia sel sabit. |
| Kehamilan | Bobot bayi rendah, persalinan prematur, aborsi, kematian. |
| ◘ | Dari 400 jenis nyamuk Anopheles, 40 jenis bisa menularkan malaria. |
| ◘ | Tahun 2020, ada 241 juta kasus malaria dengan angka kematian mencapai 627 ribu jiwa di seluruh dunia. |
| ◘ | Nyamuk Anopheles biasanya menggigit pada sore hingga subuh. |
| ● | Perbanyak konsumsi air minum. |
| ● | Persiapkan obat anti-malaria bila hendak bepergian ke daerah rawan malaria. |
| ● | Gunakan kelambu ketika tidur. |
| ● | Gunakan pakaian lengan panjang dan celana/baju panjang ketika beraktivitas di daerah rawan malaria. |
| ● | Gunakan repellent herbal (Minyak BKM, Minyak Kayu Putih Kasih Ibu) untuk mencegah gigitan nyamuk. |
Dewasa
Herba Androbi (3×2 kapsul) | Pasak Bumi (3×2 kapsul) | Habbatus Sauda Plus Mengkudu (3×2 kapsul) |
Atau
Peniculin (3×2 kapsul) | Pasak Bumi (3×2 kapsul) | DIACAREHIU (3×2 kapsul) |
Anak-anak
| Madu Syifa Kids Trupan | Madu Syifa Kids Propolis |

Konsultasikan ke dr. Didit!