Logo Atlas Terapi
Otot Kaku

Otot Kaku

Otot kaku merupakan kondisi otot yang mengalami ketegangan, yang sering diiringi tidak nyaman, rasa sakit dan kesulitan untuk bergerak.
Otot kaku merupakan kondisi otot yang mengalami ketegangan, yang sering diiringi tidak nyaman, rasa sakit dan kesulitan untuk bergerak. Kekakuan otot ini dialami pada otot-otot yang melekat pada tulang, yang biasa digunakan untuk gerakan badan.

Gejala yang umumnya dialami saat otot kaku antara lain:

  • Nyeri.
  • Sulit bergerak.
  • Kram.
  • Kelemahan otot.
  • Susah berjalan, atau lambat disertai kesakitan.
  • Bisa disertai kekakuan sendi, pembengkakan dan nyeri pada area otot yang kaku.
  • Bisa disertai keluhan mati rasa, kesemutan, kelopak mata susah diangkat, susah bicara, susah menelan makanan, kesulitan bernapas.

Bila otot dipaksa melakukan aktivitas yang berlebih, atau aktivitas baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya, atau pernah dilakukan namun pada waktu lampau, otot bisa mengalami kekakuan dengan nyeri yang munculnya lambat. Nyeri otot tersebut bisa dialami pada 12 jam- 72 jam setelah aktivitas berlebih tersebut. Gejalanya antara lain : kekakuan tidak langsung dialami, rentang gerakan berkurang, nyeri bila disentuh, pembengkakan dan kelemahan otot.

Pertimbangkan ke faskes bila keluhan kekakuan menjadi lebih parah:

  • Tidak bisa beraktivitas berhari-hari.
  • Disertai gejala lain seperti demam, ruam.
  • Kekakuan leher.
  • Bengkak bertambah parah.
  • Otot bertambah kaku.

Penyebab Otot Kaku
Aktivitas OtotBisa disebabkan durasi gerakan otot yang lama, gerakan yang pertama kali baru dilakukan, kurang gerak, olahraga, cedera.
Dehidrasi & Elektrolit Tidak SeimbangKetidakseimbangan elektrolit tubuh (natrium, kalium) yang hilang melalui keringat, diare, muntah bisa memicu otot kaku.
Penyakit OtotDisebabkan gangguan metabolisme, gangguan hormonal, gangguan kekebalan tubuh, infeksi, gigitan serangga, peradangan, efek samping obat.
Gangguan Saraf & OtotStroke, kejang otot, Parkinson, Myasthenia gravis, sindrom Lambert Eaton.
Otot yang kaku dan nyeri, merupakan tanda otot kita menumpuk limbah asam laktat.
Otot yang kaku butuh diregangkan perlahan selama 15 detik, lalu istirahat 45 detik.
Latihan kardiovaskular penting untuk meningkatkan pembuangan sisa asam laktat.
Pengompresan dengan es berguna untuk mengurangi peradangan dan kerusakan jaringan otot.
Konsumsi lebih banyak air minum.
Konsumsi air kelapa.
Istirahatkan otot yang kaku, posisikan otot yang kaku lebih tinggi dari tubuh.
Boleh lakukan pemijatan ringan pada otot yang kaku.
Lakukan peregangan ringan untuk melemaskan otot.
Kompres dengan air es, atau air hangat.
Pemanasan sebelum beraktifitas, peregangan setelah beraktivitas.

Dewasa

Minyak BKM

(3× sehari)

Cabe Jawa

(3×2 kapsul)

Habbatus Sauda Plus Mengkudu

(3×2 kapsul)

Atau

Minyak BKM

(3×2 kapsul)

HIU Joss X

(3×2 kapsul)

Habbatus Sauda Plus Mengkudu

(3×2 kapsul)

Anak-anak

Minyak BKMMadu Syifa Kids Nafsu Makan

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!