Logo Atlas Terapi
Gondongan

Gondongan

Gondongan secara medis dikenal dengan sebutan parotitis atau mumps.
Gondongan secara medis dikenal dengan sebutan parotitis atau mumps. Merupakan pembengkakan kelenjar ludah yang ada pada kedua area pipi, antara tulang rahang dan telinga.

Gejala yang dialami penderita gondongan:

  • Pembengkakan kelenjar ludah (dekat telinga).
  • Nyeri pada kedua pipi, bisa dialami hanya sebelah.
  • Demam.
  • Sakit kepala.
  • Leher kaku.
  • Sakit tenggorokan.
  • Nyeri pada otot.
  • Nyeri telinga.
  • Tubuh terasa lelah.
  • Hilang nafsu makan.
  • Mulut terasa kering dan asam.

Gondongan yang disebabkan oleh bakteri dan virus merupakan penyakit menular (lihat boks Penyebab Gondongan). Penularan melalui tetesan air ludah atau dahak, sehingga bisa menular bila bergantian menggunakan perlengkapan pribadi (handuk, sprei, bantal, sikat dan pasta gigi). Penderita gondongan seringkali tidak menyadari telah terinfeksi, sebab gejalanya tidak langsung dirasakan. Gejala baru tampak setelah 12-25 hari setelah terinfeksi.

Gondongan ini sering dialami pada anak-anak. Biasanya keluhan yang dialami tergolong ringan dan sembuh total dalam beberapa pekan. Namun, meskipun begitu harus tetap waspada, sebab gondongan bisa menimbulkan beberapa komplikasi. Pada anak laki-laki, komplikasi bisa berupa peradangan pada testis, yang nantinya bisa mengganggu kesuburan. Pada wanita, bisa menyebabkan peradangan pada indung telur dan payudara. Gondongan bisa juga menyebabkan peradangan otak dan selaput otak, bisa juga menyebabkan ketulian yang permanen. Gondongan juga bisa menyebabkan infeksi pada kelenjar pankreas. Wanita hamil yang mengalami gondongan juga beresiko mengalami keguguran.

Penyebab Gondongan
InfeksiCovid, bakteri atau virus, influenza, herpes, HIV, jamur.
SumbatanBatu, tumor, kanker pada saluran kelenjar ludah.
PeradanganRadang kelenjar ludah, kondisi autoimun.
Riwayat/Kondisi TertentuKebersihan gigi dan mulut yang buruk, tuberkulosis, dehidrasi, anoreksia, malnutrisi, obat-obatan imunosupresan, anti-psikosis, dan anti-histamin.
Gondongan berbeda dengan penyakit gondok, meskipun bisa dialami pada kasus penyakit gondok.
Gondongan sering dialami anak usia 2 hingga 12 tahun.
Gondongan yang disebabkan virus biasanya dialami sekali seumur hidup, namun sebenarnya bisa terjadi infeksi ulang.
Jaga kebersihan gigi dan mulut.
Biasakan mencuci tangan dan anggota tubuh lainnya setelah beraktivitas.
Minum lebih banyak.
Hindari merokok dan minum alkohol.
Hindari berbagi peralatan/perlengkapan pribadi dengan orang lain.
Hindari kontak dengan orang lain, pada 9 hari setelah pembengkakan kelenjar ludah parotis.

Dewasa

Herba Androbi

(3×2 kapsul)

Peniculin

(3×2 kapsul)

Habbatus Sauda Plus Mengkudu

(3×2 kapsul)

Atau

Herba Androbi

(3×2 kapsul)

Propolis

(3×2 kapsul)

Habbatus Sauda Plus Mengkudu

(3×2 kapsul)

Anak-anak

Madu Syifa Kids TrupanMadu Syifa Kids Propolis

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!