
| Penyebab Vaginitis | |
|---|---|
| Infeksi Bakteri | Bakteri penyebab penyakit menular seksual (gonore, klamidia). |
| Infeksi Parasit | Parasit penyebab penyakit menular seksual (Trichomonas vaginalis), infeksi cacing kremi dari anus. |
| Infeksi Jamur | Jamur penyebab Kandidiasis (Candida albicans). |
| Infeksi Virus | Virus penyebab kanker serviks (Human papillomavirus), virus herpes simpleks. |
| Penyebab Lain | Alergi, perubahan hormonal (saat hamil, menyusui, menopause), iritasi bahan kimia, bahan pakaian. |
| ◘ | 40% kasus vaginitis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri jahat. |
| ◘ | 25% kasus vaginitis disebabkan infeksi jamur Candida. |
| ◘ | Lactobacillus merupakan jenis bakteri baik yang menjaga keasaman area kewanitaan dan mengurangi pertumbuhan bakteri jahat. |
| ◘ | Bila jumlah bakteri jahat meningkat, area kewanitaan menjadi berbau menyengat, busuk, amis. |
| ● | Kurangi konsumsi makanan/minuman yang kaya gula (karbohidrat), alkohol. |
| ● | Jaga kebersihan area kewanitaan. |
| ● | Hindari celana yang ketat. |
| ● | Hentikan penggunaan bahan-bahan (semprotan,sabun, bedak, krim) pada sekitar area kewanitaan yang menyebabkan iritasi. |
| ● | Boleh dikompres air hangat atau dingin. |
| ● | Bila disertai keluhan nyeri pada area panggul yang tidak segera sembuh, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan. |
Dewasa
HIU Joss V (3×2 kapsul) | Herba Androbi (3×2 kapsul) | Habbatus Sauda Plus Mengkudu (3×2 kapsul) |
Atau
HIU Joss V (3×2 kapsul) | Vegivit (3×2 kapsul) | Herba Androbi (3×2 kapsul) |

Konsultasikan ke dr. Didit!