Logo Atlas Terapi
Xanthelasma

Xanthelasma

Xanthelasma merupakan endapan kolesterol berupa bercak/benjolan berwarna kekuningan atau kemerahan di sekitar area mata, bisa pada kelopak atas atau area kantung mata.
Xanthelasma merupakan endapan kolesterol berupa bercak/benjolan berwarna kekuningan atau kemerahan di sekitar area mata, bisa pada kelopak atas atau area kantung mata.

Gejala yang dialami antara lain:

  • Munculnya bercak atau benjolan berwarna kekuningan/kemerahan di sekitar mata.
  • Bercak/benjolan sering muncul pada area berdekatan hidung.
  • Bercak atau benjolan tersebut lunak.
  • Tidak nyaman ketika berkedip.

Xanthelasma umumnya tidak berbahaya, namun seringkali dianggap faktor risiko penyakit yang berhubungan dengan gangguan metabolisme. Selain itu, secara kosmetika penderita xanthelasma merasa penampilannya terganggu dengan munculnya bercak tersebut.

Separuh penderita xanthelasma diyakini mengalami gangguan pada metabolisme lemak, dan ditemukan pada penderita:

  • Diabetes melitus.
  • Hipotiroidisme.
  • Peminum alkohol.
  • Sirosis hati primer.
  • Kelebihan berat badan & obesitas.
  • Hiperkolesterolemia familial, penderita yang mengalami peningkatan kolesterol pada darahnya dengan riwayat serupa pada keluarganya.
  • Hipertrigliseridemia familial, penderita yang mengalami peningkatan trigliserida pada darahnya dengan riwayat serupa pada keluarganya.

Pada kondisi gangguan kesehatan di atas, xanthelasma dianggap merupakan faktor risiko yang berkaitan dengan aterosklerosis (penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah), serangan jantung iskemik dan stroke di masa mendatang.

Jenis Tindakan Medis
Obat TopikalDioles bahan kimia yang fungsinya untuk meluruhkan bercak.
PembedahanProsedur pengambilan bercak dengan bedah klasik.
LaserDengan tindakan penyinaran laser untuk mengangkat bercak.
CryosurgeryDengan pembekuan ekstrim diikuti pengambilan.
ElektrodesikasiTindakan medis dengan jarum listrik.
1 dari 2 orang penderita xanthelasma memiliki kadar kolesterol yang tinggi.
Wanita lebih sering mengalami xanthelasma.
Sering kali dialami usia 35-55 tahun, dekade keempat hingga kelima.
Hindari merokok dan konsumsi alkohol.
OLahraga rutin.
Jaga berat badan ideal.
Kurangi konsumsi makanan berlemak, berminyak, bersantan, gorengan, jerohan, margarin.
Perbanyak konsumsi makanan berserat.
Banyak konsumsi air minum.

Dewasa

KOLESHIU

(3×2 kapsul)

Angkak

(3×2 kapsul)

Bawang Dayak

(3×2 kapsul)

Atau

KOLESHIU

(3×2 kapsul)

Angkak

(3×2 kapsul)

Daun Dewa

(3×2 sendok)

Butuh Bantuan?

Konsultasikan ke dr. Didit!